Bayi Vegetarian

sehat sejak dini
Subscribe

Archive for July, 2008

Seorang ibu lebih rawan keropos??

July 26, 2008 By: Pradnyamita Category: Kesehatan

 

from: content.answers.comPagi ini Gungti saudara saya dan anaknya Gung Rama yang ganteng datang. Seperti biasa kita bergosip tentang masalah anak kita masing-masing. Dan kali ini topik yang tidak umum kita bahas adalah tentang tulang keropos. Tetangga depan rumah saudara saya, seorang nenek 60 tahun seminggu yang lalu harus operasi di Singapura untuk pemasangan tulang palsu dalam tubuhnya. Dengernya saja saya sudah ngeri, hanya karena jatuh harus langsung operasi. Dengan umur yang sudah tua memang rentan sekali akan kerusakan pada tulang, ini diperkuat dengan cerita anaknya yang sejak muda ibunya males banget minum susu, didukung dengan jarang olahraga, jadi ngga heran kalo tuanya jadi osteoporosis. Cerita ini selalu ada dalam benak Gungti, yang kemudian berasumsi kalo ibu lebih rawan kena keropos tulang, apalagi sejak hamil, kalsium yang ada dalam tubuh ibu diserap habis-habisan oleh sang cabang bayi, makanya wajib banget ibu hamil untuk minum susu. Dan Gungti sekarang rajin minum susu, dia mikir bahwa tulangnya adalah investasi untuk bisa merawat suami saat tua, menjaga anak sampai jadi orang sukses, menggendong cucunya kelak dan juga untuk masa tua yang nggak merepotkan siapa-siapa. Wach hebat baget yach Gungti, masih muda udah bisa mikir kayak gitu, saya jadi geli untuk ikut-ikutan apa yang dilakukannya.

 

Dan saya jadi termotivasi untuk mencari tahu apa penyebabnya tulang keropos ini serta bagaimana mencegahnya. Lalu setelah sekian menit browsing didepan laptop, akhirnya saya menemukan sedikit info tentang osteoporosis / tulang keropos ini. Osteoporosis disebabin kurangnya estrogen yaitu hormon pada wanita, selain itu pastinya juga kurangnya kalsium, terus terlalu sering mengkonsumsi obat-obatan, suka minum alkohol (ih nggak banget deh), dan juga merokok (amit-amit deh, baunya aja bikin napas sesak). Nah untuk mencegah supaya nggak kena osteoporosis, kita yang mumpung masih muda gini kudu rajin minum susu minimal 2 kali sehari, lha kalo nggak suka susu gimana dong? Gampang, vegetarian saja, karena kebanyakan sayur dan buah tuh banyak banget mengandung kalsium. Selain itu, kita juga rajin olahraga beban supaya otot dan tulang terlatih, ngga perlu yang berat-berat, cukup jalan kaki dan naik tangga saja, konsumsi kalsium juga sangat penting dan effektif terutama sebelum mencapai kepadatan tulang sekitar umur 30 tahun. Vitamin D sangat penting, jadi rajinlah bangun pagi dan sedikit berjemur. Untuk wanita yang sudah menopouse bisa dilakukan terapi sulih estrogen yang effektif setelah 4-6 tahun setelah menopouse. Hal ini untuk memperlambat tulang dan mengurangi resiko tulang patah. So jangan tunggu lagi, ayo minum susu!!!!

 

Tags:

ASI nggak lancar, gimana dong??

July 24, 2008 By: Pradnyamita Category: Kesehatan

Ini yang saya alami saat 2 hari setelah melahirkan, stresnya minta ampun, karena saya sangat takut Gungde ngga akan mendapatkan kolesterum yang terbaik untuk kekebalan tubuhnya. Tapi how lucky me, suami saya langsung tanggap dan buatin jus daun katu. Bikinnya gampang banget, petik daun katu yang bagus. Lalu cuci bersih hingga debu yang menempel hilang. Rebus daun katu dengan air secukupnya, sampai daun tenggelam semua, tunggu sampai mendidih. Setelah matang, daun bisa dimasak mirip kayak buat sayur bayam, atau dijus. Kalo saya lebih suka di buat jus, yaitu tiriskan daun dengan saringan, airnya jangan dibuang. Lalu blender daun dengan air secukupnya, lalu saring, dan tuang dalam gelas, tambahkan gula dan garam sedikit, aduk dan segera minum, bisa sehari 3 kali minum. Bisa disimpan dalam kulkas, tapi jangan lama-lama, maksimal 1 hari, karena jika lebih dari 1 hari rasanya sudah beda. Setelah minum, dijamin air ASI langsung deras seperti air terjun. Selamat mencoba ibu.

Tags:

Pergilah kau pestisida!

July 21, 2008 By: Pradnyamita Category: Sayur dan Buah

 from:litbang.deptan.go.id

Sebagai pemakan sayur, pasti ngga akan bisa terhindar dengan yang namanya pestisida. Zat beracun ini sungguh bahaya banget jika kita ngga hati-hati menghindarinya. Tips mudah untuk menghindari pestisida jahat ini:

1. Beli sayur yang masih ada uletnya ( tapi jangan bayak-banyak), biasanya ulet ngga doyan pestisida, jadikemungkinan sayur tersebut aman.
2. Milih sayur yang sangat sempurna tampilan fisiknya patut dicurigai karena bisa jadi itu penuh dengan pestisida yang tertinggal disela-sela daunnya.
3. Sebaiknya beli sayur dan buah organik, jauh lebih aman.
4. Cuci bersih sayur dan buah dengan air mengalir, kalo yang suka pake sabun, bisa juga dengan cara sabun dilarutkan 1:5, biasanya pestisida mudah larut dalam air.
5. Masak sayur hingga matang, jika peyuka sayur lalapan, ada baiknya dikurangi, atau pastikan sayur tersebut sudah steril.
6. Buah apel dan pir memang paling enak makan sekulitnya, selain ngga ribet, kandungan vitaminnya juga bisa kita rasakan. Tapi lapisan lilin pada kulit apel dan pori-pori pada kulit pir bisa jadi magnet pestisida untuk menempel secara parasit. Pastikan cuci sebersih mungkin.

Kebanyakan petani pake pestisida kayak DDT yang merupakan zat kimia yang sangat beracun, ke tanaman, itu dapat menimbulkan kanker, kemandulan, dan penyakit hati. Karena toksin kayak DDT akan larut dalam lemak dan biasanya tersimpan dalam lemak binatang. Ketika kita makan daging, artinya kita makan semua yang merupakan pestisida dengan kepekatan atau konsentrasi tinggi dan racun lainnya yang terkandung dalam lemak binatang yang telah terkumpul dengan tumbuhnya binatang sekitar 15 bulan, yang mungkin bisa 13 kali lipat dari yang ada di buah-buahan, sayuran atau gandum. Kita dapat membersihkan pestisida yang disemprotkan ke kulit / permukaan buah-buahan, tapi ngga dapat menghilangkan pestisida yang terkandung dalam lemak binatang. Proses penumpukannya terjadi karena pestisida ini bertambah banyak. Jadi konsumen terakhirlah yang paling menderita.

Riset menunjukan bahwa zat-zat tambahan yang dibuat oleh manusia dapat menimbulkan penyakit lainnya atau bayi cacat. Wanita hamil sangat cocok dengan pola makan vegetarian untuk memastikan kesehatan jasmani dan rohaninya bayi. Jika minum susu anda akan mendapat cukup kalsium dan dari kacang-kacangan anda memperoleh protein, dari buah-buahan dan sayuran anda memperoleh vitamin dan mineral.

 

 

Tips makanan bayi 10-12 bulan

July 17, 2008 By: Pradnyamita Category: Menu anak

 

Umur 10 -12 bulan menu yang diberikan masih sama dengan bulan-bulan sebelumnya. Hanya saja buburnya sudah berubah menjadi nasi tim, yaitu ngga pake disaring lagi, demikian pula camilannya mulai divariasi, seperti puding, es krim, coklat, labu dsb, karena pada umumnya umur 10-12 bulan gigi bayi sudah mulai kuat mengunyah dan menggigit.

 

Nasi Tim labu tempe

Buat nasi tim, masak dulu nasi merah seperti biasa di rice cooker, setelah masak, ambil 2 sdm, lalu tambahkan air sekitar 500ml, panaskan diatas api kecil, aduk-aduk hingga airnya habis. Siapkan 100gr kentang, iris kotak-kotak kecil, rebus hingga empuk. Lalu tempe 1 potong, iris kecil-kecil, rebus, hingga empuk. Masukkan labu dan tempe kedalam nasi tim, aduk hingga rata, terakhir masukkan daun seledri yang sudah diiris tipis, tambahkan sedikit garam. Sajikan selagi masih hangat.

 

Puding roti pisang

Roti tawar sari roti tanpa kulit 3 lembar, pipihkan dengan gulungan. Sisihkan. Pisang kepok, atau pisang susu, atau pisang apa saja yang ada dirumah sebanyak 3 biji, iris melintang jadi dua bagian, goreng sebentar dengan 2sdm margarin forvita, bolak-balik, angkat, dinginkan. Taruh pisang dipinggir roti tawar, lalu gulung hingga pisang tertutup roti. Tata rapi diloyang, sisihkan. Sementara itu, siapkan agar-agar warna putih, larutkan dalam 2 gelas air, tambahan gula 4 sdm, aduk sebentar, panaskan diapi kecil hingga matang. Tunggu agak dingin, masukkan pelan-pelan kedalam loyang isi gulungan roti pisang tadi. Tunggu hingga mengeras, potong tipis-tipis, tuangkan susu kental manis, sajikan.

 

Pisang keju meses

Ini paling gampang!! Siapkan pisang kepok (atau apa saja), 5 biji, iris melintang jadi dua, lalu goreng sebentar dengan 2 sdm margarin forvita hingga agak kecoklatan, angkat, taruh diatas piring. Taburi meses coklat, lalu sirami dengan keju parut, terakhir tuangi sedikit susu kental manis,jadi deh… Sajikan selagi hangat. Dijamin deh anak kita bakal ketagihan.

 

Labu Kuning manis

Bikinnya simple banget. Siapin labu kuning 250 gr, kukus lalu haluskan. Lalu tepung beras 75 gr, tepung kanji 1 sdm, gula 100 gr, air 100ml. Campur semua bahan, aduk sampai rata, lalu masukkan dalam loyang dan kukus selama 30 menit. Setelah matang, dinginkan dan iris kecil- kecil. Sajikan, gampangkan?!

 

 

 

Tips makanan bayi 8-9 bulan

July 16, 2008 By: Pradnyamita Category: Menu anak

 

Umur 8 hingga 9 bulan menu yang saya berikan masih sama, hanya lauknyalebih saya variasi, seperti tahu dan tempe. Dan jus buah bia dijadikan minuman selingan selain ASI dan susu.

 

Bubur saring tahu wortel

Caranya buat buburnya sama seperti biasa, untuk wortel direbus hingga empuk lalu dihaluskan. Tahu 1 potong direbus hingga matang, kemudian dilumatkan halus, tambahkan sedikit garam, campurkan dengan bubur saring dan wortel, aduk hingga rata, bisa ditaburi seledri halus, sajikan.

 

Bubur saring kentang
Brokoli

Caranya wortel 1 batang dan kentang kecil 1 buah di rebus hingga empuk kemudian haluskan. Lalu campurkan dengan bubur saring dan aduk hingga rata, bisa ditambahkan kerupuk finna vegetarian, untuk merangsang tumbuh giginya.

 

Bubur saring bayam jagung tempe

Hancurkan 1 potong tempe hingga lembut, tumis dengan margarin forvita 1 sdt, samapi matang kecoklatan, sisihkan. Rebus bayam hingga empuk, haluskan. Parut 1 buah jagung manis kecil dengan parutan kelapa, lalu campurkan dengan air matang 20 ml, aduk diatas api kecil hingga matang (aduk terus, jarngan ditinggal, karena bisa gosong), angkat, dan dinginkan. Campurkan bayam, tempe dan jagung kedalam bubur saring, aduk rata, tambahkan sedikit garam, sajikan.


Switch to our mobile site