Bayi Vegetarian

sehat sejak dini
Subscribe

Archive for November, 2009

Sate Tahu Vegan

November 28, 2009 By: Pradnyamita Category: Dapur Vegetarian

Awalnya saya bingung dengan dua potong tahu di kulkas ini, sudah bosan dibumbu, digoreng ataupun di buat bakso. Dan waktu saya juga ngga terlalu banyak untuk memasak, saya coba buat yang simple saja dengan menjadikan tahu ini sate bumbu kacang. Rasanya lumayan enak, dan juga sangat mudah buatnya.

Bahan :
2 buah Tahu/tofu, dipotong dadu, taburi sedikit garam lalu goreng setengah matang, lalu atur dan tusuk dengan tusukan sate

Bumbu Halus:
3 butir bawang merah
2 butir bawang butih
1 biji kemiri
1 sdm kacang tanah
7 sdm kecap manis

Cara membuat :
1. Haluskan semua bumbu hingga kental merata
2. Oleskan bumbu secara merata pada tahu yang sudah ditusuk sate, biarkan sebentar hingga bumbu meresap.
3. Bakar sate tahu diatas pemanggangan / api sebentar saja, lalu olesi lagi dengan bumbu halus, sisihkan. Lakukan hingga semua sate habis.
4. Sajikan dengan sambal dan sayur bening, hmmm pasti semua keluarga menyukainya. Selamat mencoba.

 

Pondok Lovina Malang

November 25, 2009 By: Pradnyamita Category: Dapur Vegetarian, Depot dan Resto Vege, Profile

 Bagi yang doyan banget makan, tapi ingin yang murah meriah dan ngga bikin kantong kering, saya merekomendasikan anda untuk datang ke Depot Vegetarian Pondok Lovina. Kenapa? karena banyak menu pilihan makanan disana, rasanya enak, pelayanannya yang ramah, tempatnya yang bersih, mudah dijangkau dari segala arah, dan yang pasti murah banget. Ya inilah salah satu depot vegetarian baru di Kota Malang yang berlokasi di jl . Letjend S parman 114 Malang telp 0341 996359. Bapak Hannes sebagai pendiri Pondok Lovina ini, mengatakan “ Menu sementara saat ini di kedai kami adalah soto, rawon, pangsit mie malang , tahu tek , nasi campur, dan akan terus bertambah. Rencana kami akan menyajikan 50 macam masakan jawa dan china , tetapi tangan cuman dua jadi sementara itu dulu”  jelas beliau.

Bersama 7 orang teman-temannya, Bapak Hannes melayani para pelanggannya mulai sejak pukul 10 pagi hingga pukul 5 sore, “ kami sudah kehabisan bahan makanan jika sudah sore, jadi kalo mau ke sini harus pagi atau siang” kata salah satu pengelola kedai. Saat ditanya mengenai latar belakang pendirian Pondok Lovina serta reaksi masyarakat akan keberadaannya, Bapak Hannes dengan antusian menjawab, “ Saya ingin mengenalkan dan memberitahu bahwa dengan vegan kita bisa menyelamatkan bumi. Selain itu saya juga ingin mematahkan kesan atau anggapan lama bahwa vegetarian itu mahal. Salah seorang teman saya bilang, jangan vegetarian karena itu hanya untuk orang kaya, karena vegetarian harganya mahal, waaah.. saya tersentak kaget mendengar hal ini, oleh karena itulah saya mendirikan Pondok Lovina. Dan syukurlah reaksi masyarakat sangat bagus , kebanyakan yg mampir ke Lovina malah bukan para vegan , tetapi orang-orang yang mencoba mencicipi makanan kami dan mereka terheran-heran karena kami memasak dengan motto Free Animal Produk. Senang sekali bisa melayani mereka, karena murah meriah, dan penuh kasih. Makanan vegan kami mulai dari harga Rp 3500 – Rp 6000, tidak mahal, sangat merakyat dan hasil survey pelanggan mengatakan jika rasa masakan kami enak dan ngga kalah dengan restoran vegetarian lainnya haha”

Selain menawarkan masakan yang lezat begizi, di Pondok Lovina juga menyediakan beberapa produk kemasan instan, bahan siap saji seperti daging vegan, ayam betutu, mie, dan beberapa bumbu-bumbu vegan lainnya. “Produk disini semua kami buat sendiri , kami tidak membeli bahan impor yg belum tentu vegan murni, contohnya bakso impor yang kami dengar ada mengandung bahan hewaninya. Kami sering mencoba sendiri dan memutar otak untuk membuat berbagai masakan dengan bahan-bahan yg ada, seperti kami bisa membuat mayones vegan, daging gluten, daging serat, bakso, mie dan lain-lain, kami bisa membuat apapun dengan cara memutar otak, biar otak kita nggak mikir yg aneh-aneh kan mbak “ jelas Bapak Hannes sembari tertawa.

Waah jadi pengen mengikuti jejak Bapak Hannes, bagaimana ya caranya? Modalnya pasti besar ya?? “Mudah saja, pertama harus vegetarian, bisa masak, dan mau berusaha dengan gigih. Untuk modal bisa sharing bersama teman-teman, di Pondok Lovina kita bermodalkan 30 juta yang dibagi 6 orang, jadi masing-masing 5 juta, mudahkan? Menurut saya, vegetarian akan menjadi trend dimasa depan, karena ini sudah menjadi kebutuhan semua mahkluk hidup, jadi mulailah berwirausaha vegetarian dari sekarang. Kita siap membantu siapa saja yg mau membuka warung vegan , trik dan sebagainya bisa saya jelaskan , jadi di Lovina tidak ada rahasia , semua boleh bertanya dan mempraktekkan masakan vegan ini “ terang pak Hannes bersemangat :)

Nah, hayoo bagi siapa yang berminat mau buka depot, warung atau cafe vegetarian, jangan sungkan dan malu untuk bertanya ke Bapak Hannes, beliau siap membantu lho, buruan..!! Nemu koin di ilalang, lihat sopir makan pepaya, jika main ke Malang, mampir ke Pondok Lovina ya :)


Switch to our mobile site