Bayi Vegetarian

sehat sejak dini
Subscribe

Archive for the ‘Cerita anak’

Nurani Seekor Singa Bernama Christian

December 05, 2009 By: Pradnyamita Category: Cerita anak

Pada tahun 1969 John Rendall dan Ace Bourke melihat seekor anak singa dijual di Harrods. Melihatnya terkurung dan kesepian di kandang yang sempit, mereka pun memutuskan membawanya pulang ke flat mereka.

Pendeta setempat mengijinkan mereka melatih anak singa tersebut, yang kini telah di beri nama Christian, di halaman gereja. Waktu berlalu, dan dalam waktu singkat anak singa ini terus tumbuh sehingga terlalu besar untuk flat mereka. Tak ada jalan lain, mereka pun akhirnya mencoba mengenalkan kembali tanah Afrika kepada Christian untuk tinggal di sana.

Setahun kemudian mereka pun ingin mengunjungi Christian, tapi mereka diberitahu bahwa Christian sekarang telah menjadi pemimpin singa yang buas dan tidak akan mengenali mereka lagi. Walaupun mendapat informasi yang berbahaya ini, tak gentar, mereka tetap pergi mengunjungi Christian.

Setelah akhirnya menemukan Christian, dan bertemu muka dengan singa yang buas ini, inilah yang terjadi……….sungguh mengharukan! Cinta kasih antara sesama makhluk ciptaan Tuhan ini telah membuat jutaan orang yang menyaksikannya meneteskan air mata haru.

Lihat videonya di sini http://www.youtube.com/watch?v=md2CW4qp9e8

Surat Seekor Ayam kepada Manusia

December 05, 2009 By: Pradnyamita Category: Cerita anak

Rumah Jagal, 25 Oktober 2009

Kepada :
Saudaraku yang terkasih,
Manusia

Salam kasih saudaraku,
Maafkan aku kalau tulisanku ini mengganggumu. Aku sendiri juga tidak yakin apakah benar menulis surat ini atau tidak. Tapi, kupikr, jika surat ini tidak pernah ada, mungkin tidak akan lagi ada kesempatan. Dengan tulisan ku yang berantakan ini, ha.. ha.. kamu menyebutnya cakar ayam, semoga masih bisa terbaca, aku memberanikan diri. Masih teringat, tiap pagi kamu selalu telat bangun. Sulit sekali untukmu bangun pagi. Sering kali kamu tidak sarapan, langsung saja berangkat. Lihat saja, badan kamu jadi kurus begitu. Tahukah kamu? Aku sangat sedih. Aku bertekad berbuat sesuatu untukmu. Tiap pagi aku akan bangun pagi-pagi, aku akan teriak terus sampai kamu bangun. Sering kali, tenggorokanku sakit, suaraku hilang, tapi aku tetap berusaha teriak sampai kamu bangun. Sekarang mungkin kamu harus berjuang sendiri, maafkan aku, aku tidak bisa lagi membangunkanmu.

Kata dokter, telurku banyak mengandung protein. Aku begitu bahagia bisa memberikan sesuatu dari diriku untukmu. Memang aku sulit sekali menerima ini, aku begitu sulit bertelur dengan harapan dapat anakku dapat segera menetas. Tapi sepertinya harapan itu tidak akan pernah terwujud. Setidaknya aku bisa melihatmu sehat karena telurku. Aku tidak pernah menyesal, karena aku mengasihimu, aku sangat mengasihmu. Akhir-akhir ini, aku merasa aneh, daging pada tubuhku terasa membengkak, terutama bagian pahaku. Aku mulai bertanya kapan aku terakhir fitness¦ Tapi rupanya itu bukan hasil fitnessku selama ini, kamu telah melakukan sesuatu padaku. Seingatku sering kali aku tertusuk jarum yang tajam dan setelah itu, terasa ada carian yang masuk ke tubuhku. Pertama-tama kukira dengan badanku seperti ini, kamu ingin aku jadi atlit binaraga. Aku begitu bahagia, kamu begitu memperhatikanku. Ketika aku diangkut ke truk bersama teman-temanku, aku masih berpikir aku akan pergi ikut turnamen binaraga. Aku begitu bahagia berpikir bisa membawa pulang piala buatmu sampai aku sadar tempat apa yang kami tuju. Aku melihat teman-temanku sudah terkapar, darah mengucur dimana-mana, mereka sudah tidak beryawa. Teriakanku tertahan, Ini bukan gedung turnamen, ini adalah rumah jagal.

Akhirnya aku mengerti, ternyata aku disuntik supaya dagingku besar, kamu akan menikmati dagingku. Tapi semua itu sudah terlambat. Aku takut sekali, aku ingin lari keluar tapi aku tak bisa, aku tak berdaya. Satu-persatu temanku dimasukkan ke dalam sebuah alat yang besar, teriakan mereka begitu menyayat hati. Aku tahu pasti, sebentar lagi aku akan merasakannya. Aku heran, suara teriakan yang begitu keras, tidakkah itu mengganggumu? Mungkin kamu tidak mendegarnya atau lebih tepatnya tidak mau mendengarnya? Bukankah kita sama-sama mahkluk ciptaan Tuhan? Bukankah dulu kita saling mengasihi? Kenapa kamu berubah begitu cepat? Apakah aku benar-benar tidak bermakna di matamu? Waktuku sudah hampir habis, sebentar lagi akan tiba giliranku. Sudah tidak ada gunanya lagi aku berbicara terlalu banyak. Ketika kamu membaca surat ini, aku sudah tidak ada lagi di dunia ini. Hmm, mungkin juga aku sudah berada dalam perutmu!

Tapi ada satu hal yang aku ingin sekali kamu tahu, bahwa aku masih mengasihmu, saudaraku. Aku doakan semoga kamu bisa hidup bahagia denga kasih. Semoga pengorbananku ini bermakna bagimu. Aku masih terus menantikan hari dimana kita bisa hidup bersama, saling mengasihi. Mungkinkah hari itu akan tiba? Selamat tinggal saudaraku. (referensi)

Yang mengasihimu,
Ayam

Suara Hati Seekor Anak Sapi

December 04, 2009 By: Pradnyamita Category: Cerita anak, Serba Serbi Bayi & Anak

Di hari pertama aku bertemu denganmu adalah hari kelahiranku, Muda dan bulat, oh aku sungguh montok. Bersama Ibu aku bersenda gurau dengan gembira. Dengan kasih engkau memandangku, memuji, “Oh, kau sungguh bulat, betapa lucunya!”  Setiap hari engkau datang berkunjung, membawa air sejuk dan hidangan vegetarian yang lezat. Ibu dan aku sangat tersentuh, kebaikanmu lebih berharga dari emas. Aku menjalani kehidupan yang damai di bawah pemeliharaan dan perlindunganmu. Seiring dengan berlalunya waktu aku semakin montok, hanya makan, istirahat, dan bermain saja…

Begitu indahnya pagi ini, di kala awan sedang melayang melintasi langit, aku dan Ibuku berdekapan erat. Tak sadar akan tragedi yang akan menimpa!Dua pria muda berotot, kuat laksana macan dan gajah, melumatkan tubuh kecilku, masuk ke dalam sangkar kengerian! Tidak ada jalan untuk lolos! Oh Tuhan, api pencucian apakah ini? aku meratap dalam ketakutan dan kengerian, Ibu, oh Ibu, tolong selamatkan aku! Oh pemeliharaku, tolong segera datang lindungi aku! Selamatkan hidupku, aku masih muda! Ibuku menjerit dalam duka. Air mata putus asa memenuhi matanya. Surga yang tak terukur tak dapat menampung. Derita yang tak terkira ini! Pengurusku berpaling pergi, tangannya sibuk menghitung tumpukan uang.

Dengan malang aku terguncang-guncang dalam peti barang. Hati yang hancur lebih sakit daripada penderitaan tubuh! Dua pria muda itu berkelakar “Anak sapi ini akan sangat lezat! Besok kita akan menyembelihnya Untuk merayakan kelahiran bayiku yang baru lahir!” Oh, betapa ironisnya hidup ini!Jiwaku dihancurkan, Air mata mengalir dalam hatiku laksana darah mengalir dalam anak sungai. Aku kira kau mencintaiku memeliharaku sampai dewasa. Tetapi semua ini hanyalah pura-pura bagimu, ini hanyalah keuntungan dan uang!

Besok tubuhku akan disembelih menjadi potongan kecil, daging dan tulangku berubah menjadi siksaan belaka. Hanya agar mereka dapat tertawa dalam keriangan di pesta dan pertemuan bahagia mereka. Untuk anakmu yang baru lahir dan yang lainnya. Aku berharap agar mereka panjang umur
Agar keluargamu dapat berkumpul bersama. Dan tidak perlu menanggung nasib seperti diriku. Aku berdoa agar seluruh keluargamu hidup dengan mulia
Untuk menjadi manusia dalam banyak kehidupan. Dan tak pernah dilahirkan sebagai sapi yang selalu membayar hutang!

Oh, selamat tinggal kehidupan… Aku rindu pada ibuku yang menderita.
Dengan berlinang air mata aku berteriak…
Oh, Ibu! Ibu… Ibu…

Cerita ini sangat bagus untuk membuka hati anak-anak supaya lebih welas asih terhadap hewan :D (referensi)

Tips aman datang ke pesta ultah yang non vegan

October 29, 2009 By: Pradnyamita Category: Cerita anak

Anak kita mendapat undangan pesta ulang tahun dari temannya, hmm hal pertama yang pasti kebayang adalah makanan yang disajikan pasti nggak bakal bisa kita makan, dan yang pasti jadi ngerasa ngga enak karena mesti nolak tawarannya, kecuali sang pemilik acara mengetahui sebelumnya kita seoranag vegetarian atau memang sudah disediakan menu vegetarian. Apakah anda pernah mengalaminya juga? Beberapa pengalaman dari Bunda – bunda berikut mungkin bisa jadi pelajaran berharga buat kita

Bunda Harimukti Rosida (Malang)

Biasanya saya menyumbang masakan (1 atau 2 nampan) di acara2 kumpul2 (ulang taun, arisan, party, natal, lebaran, dll) tujuannya :
1. biar ga ngerepoti yang punya hajat
2. biar tetep bisa makan
3. sekalian kampanye be veg go green
biasanya makanan yang saya bawa habis duluan, karena orang2 pada penasaran kaya gimana siy makanan vegetarian. Dari situ biasanya ada forum kecil yang berisi beberapa penanya antusias/heran/takjub dan 1 nara sumber. Mulai deh kampanye Be Veg - nya. Yag antusias biasanya pengen coba karena ada problem kesehatan. Yang heran sering membayangkan bagaimana hidup tanpa daging, dan yang takjub biasanya langsung memeluk dan gemesin Damar (my son, 6years old) yang gendut dan sudah vegetarian selama hidupnya. Empunya hajat biasanya sudah tau bahwa kami vegetarian dan dia tidak pernah berkeberatan kita bawa makanan sebagai “sumbangan”.

Bunda Melina Sutanto (Jakarta)

Di acara pesta teman anak-anak yg ortunya tidak begitu kita kenal, biasa anak-anak saya ‘kenyangkan’ kan terlebih dahulu dengan pesan pintar-pintar memilih makanan. Paling mereka cuma bisa makan puding (anak2 blm vegan). Kalau keluarga yg punya hajat mengenal kita, mereka akan menyediakan beberapa menu untuk kita.
Bunda Heny Yanuarti (Bali)

Namanya juga anak-anak jd tanggung jawab besar masih pada kita sebagai orang tua. Pengalaman saya sering kami diundang ULTAH dan anakku selalu sebelum pergi ke pesta musti makan dulu dan kadang-kadang kita beri kado kue tart vegan dan semuanya pun bisa nyicipin,  tapi suatu saat dasar namanya anak-anak ternyata dia tergiur pada kue yg non vegan, tapi okelah daripada berantem dan anak saya tetep ngeyel saya suruh aja dia nyicipin itu kue. Dan sesaat kemudian tanpa ba… bi… bu…dia langsung muntah, hmm saya rasa itu adalah pelajaran berharga buat hidupnya dan semenjak itu dia sama sekali gak mau nyicipin apapun yg namanya makanan non vegan. Menurut saya, memberi kado kue tart vegan oke juga lho, atau cookies hias vegan yg lucu & unik untuk si punya gawe dan anak-anak kita pun niscaya akan pede dengan kue vegan dan cookies vegan kita, so…..sekalian ngenalin apa itu vegan to!!! Biasanya org awam akan langsung kena tembak klo dah tau rasa enaknya kue vegan, kalo cuma koar2 kadang nggak mempan,jadi bawa makanan sendiri keren tuh.

Bunda Rohaini Nanda (Bali)

Pengalaman saya sih kalau anak temen di kantor mereka pasti dah tau ya.. kalau anak kita juga Vegi jadi santai aja mereka pasti memperhatikan & menyediakan menu Vegi.  Tapi kalau anaknya temen sendiri biasanya saya bilang ke orang tua yang mengundang bahwa anak saya Vegi n bawa snack sendiri. Karena biasany anak saya gak mau makan kalo pas acara seperti ini karena mereka tau tidak ada yang bisa mereka makan. Dan kalau acaranya di McDonal saya bisanya bawa lauk sendiri seperti chicken nugget n waktu pembagian makan biasanya anak saya langsung mencari saya n langsung saya tukar lauknya. Dan kalau sepupunya yang Ultah biasanya saya hadiahkan kue Tart Vegan tuk ponakan saya, jadi ada 2 kue tar. Waktu pemotongan kue anak saya jadi bisa ikut makan kue ulang tahun juga.

Bunda Dwie Kartika Fitri (Jakarta)

Memang agak sulit, jangankan anak2, kita yang dewasa aja kadang harus pilih bahasa yang tepat takut menyinggung perasaan pemilik pesta ato kadang malah menimbulkan perasaan bersalah pemiliki pesta karena tidak tersedianya makanan tuk vege .. pdhl kitanya ga masalah..minum saja ato mkn buah saja..tapi untuk anak2 biasanya yah didampingi ortunya yg harus siap menjelaskan..karena anak sendiri belum mampu menjelaskan dengan baik. Saya rasa membawa makanan sendiri perlu jg yah, dan tentunya dengan mempersiapkan diri sudah kenyang dr rumah.

Kesimpulannya :
1. Mengisi perut terlebih dahulu sebelum berangkat kepesta secukupnya agar tidak kelaparan di tempat tersebut.
2. Jika kita belum mengenal pemilik pesta, kita bisa jelaskan bahwa kita dan anak kita seorang vegetarian sehingga pemilik pesta tidak akan tersinggung jka kita tidak menyicipi hidangannya.
3. Jika mau sedikit repot, kita bisa membawa bekal dari rumah agar saat acara makan bersama anak kita bisa ikut bersantap ria bersama teman-temannya dengan menu vegan nya.
4. Memberikan kado berupa kue tart adalah keputusan yang sangat bijak, Bunda bisa membelinya di toko – toko vegan, selain anak kita bisa ikut mencicipi kue tart vegan, para tamu pestapun juga akan tahu bahwa rasa makanan vegan pun ngga kalah enak dan lezat.
5. Memberi kepercayaan diri kepada anak bahwa makanan vegan jauh lebih baik daripada non vegan, sehingga anak kita tidak akan terpengaruh dengan teman-temannya.

Nah Bunda, ngga perlu kuatir lagi jika datang ke pesta ulang tahun teman anak kita, banyak yang bisa kita siasati agar kita tetap bisa enjoy dengan suasana pesta. Vegetarian saat ini sudah menjadi trend dikota besar, sehingga masyarakat kita juga sudah banyak yang mengetahui gaya hidup sehat dan mulia ini. Sapa tahu dengan kita datang kepesta dan bisa mengenalkan gaya hidup sehat ini, semakin banyak orang yang tertarik untuk menjadi vegan. Lets go to the party.  

 

Tips agar kucing mudah menjadi vegetarian

May 05, 2009 By: Pradnyamita Category: Cerita anak, Global Warming

  • Coba alihkan ke proteina atau produk sejenis
  • Sajikan makanan dalam keadaan hangat
  • Masukkan sedikit makanan favorit mereka, misalnya : bubuk spirulina, minyak jaitun, saus tomat, ekstak yeast. Biasanya kucing juga suka makanan yang mengandung melon, timun, brokoli, dan bijian panggang (digoreng tanpa minyak)
  • Untuk memulainya mulailah dengan campuran semuanya dalam jumlah yang sedikit, dan pelan-pelan tambahkan
  • Masukkan kucing Anda dalam kandang yang nyaman dan lega, tetapi biarkanlah dia berpuasa makan sehari saja, tapi tetap berikan cukup air. Hal ini untuk membangkitkan selera makan pada hari berikutnya
  • Beberapa kucing juga menyukai vegan biskuit
  • Setelah beberapa lama, mungkin beberapa bulan, cobalah berikan makanan vegan organik yang biasa kita makan
  • Kita tinggal menunggu hasilnya, kucing itu tidak akan berkeliaran mencari mangsa di luar bahkan tak akan mengejar tikus, menganggu serangga dan seterusnya [referensi, image]

Selamat Mencoba ^_^

Thanks to : Bapak Pater Ananta