
Penulis : dr. Arie Purwana
Tumbuh kembang pada anak dipengaruhi oleh berbagai faktor sejak anak masih dalam kandungan. Salah satu faktor yang terlibat adalah faktor gizi. Kebutuhan gizi yang berperan dalam tumbuh kembang anak secara garis besar mencakup kebutuhan akan air, kalori, karbohidrat, protein, lemak, mineral dan vitamin.
Kebutuhan Air
Air merupakan kebutuhan terpenting setelah oksigen bagi berlangsungnya suatu kehidupan. Ada beberapa fungsi air antara lain pelarut dalam metabolisme sel, transportasi sisa metabolisme dan pengaturan suhu tubuh. Keadaan kurang air atau dehidrasi selama beberapa hari akan menyebabkan kerusakan pada ginjal bahkan dapat menyebabkan kematian. Kebutuhan air ditentukan oleh konsumsi kalori, kehilangan rutin (insensible loss) dan berat jenis urin.
Bayi membutuhkan lebih banyak air dibandingkan orang dewasa bila penghitungan berdasarkan berat badan (BB). Jumlah air dalam tubuh bayi (antara 70-75%) relatif lebih banyak daripada orang dewasa (antara 60-65%). Tetapi berdasarkan kebutuhan kalori ternyata kebutuhan air mereka hampir sama. Kebutuhan air pada bayi sehat setiap hari berkisar antara 10%-15% dari BB, sedangkan pengeluaran air dihitung dari jumlah masukan — 3%-10% melalui tinja, 40%-50% melalui evaporasi kulit dan paru, 40%-50% melalui ginjal. Salah satu sumber air bagi tubuh selain minuman dan makanan adalah dari hasil pembakaran lemak dan karbohidrat. Pembakaran tiap 100 gram lemah menghasilkan 107 ml air, dan pembakaran tiap 100 gram karbohidrat menghasilkan 60 ml air.
Kebutuhan Kalori
Kalori merupakan satuan panas dalam proses metabolisme dan dipakai untuk menyatakan besarnya energi yang terkandung dalam bahan makanan. Batasan untuk 1 kilo kalori (kkal) adalah jumlah panas yang diperlukan untuk menaikkan suhu 1 kg air dari 14,5øC menjadi 15.5ø C. Terdapat perbedaan yang luas mengenai kebutuhan dan pengeluaran energi pada anak, selain tergantung dari faktor umur juga tergantung dari keadaan anak saat itu. Pendekatan yang paling praktis untuk menentukan kebutuhan kalori adalah berdasarkan BB dan usia. Pada tahun pertama masa bayi, kebutuhan kalori berkisar antara 80-120 kkal/kg, kemudian menurun jadi 10 kkal/kg tiap periode 3 tahun usia, dan saat pubertas kebutuhan kalori akan meningkat karena terjadi percepatan tumbuh kembang. Kira-kira 9%-15% kalori di dapat dari protein, 45%-55% berasal dari karbohidrat dan 35%-45% berasal dari lemak. Tiap gram protein dan karbohidrat akan menghasilkan 4 kkal, sedangkan tiap gram lemak akan menghasilkan 9 kkal. Bahan makanan yang disediakan oleh alam sudah mengandung semuanya dengan komposisi yang bervariasi. Perlu diketahui, kalori didapat dari berbagai macam jenis makanan, asupan (masukan) kalori yang adekuat (cukup) berarti asupan nutrien esensial yang adekuat pula. Pada anak vegetarian, sumber kalori sangat banyak, bisa didapat dengan mudah dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan anak asalkan orang tua tahu cara mengkombinasikan berbagai bahan makanan alami.
(more…)