Pemeriksaan TSH Neonatus
Pemeriksaan yang dilakukan pada bayi baru lahir dengan tujuan untuk menyaring kemungkinan adanya hipotiroid bawaan dengan melihat fungsi tiroidnya. Jika kadar hormon tiroid menurun dan sekresi TSH meningkat menandakan hipotiroidisme.
Kapan dilakukan pemeriksaan TSH Neonatus:
Skrining fungsi tiroid pada bayi baru lahir berusia 3 – 5 hari (tidak dilakukan pada bayi yang lahir prematur dan menerima transfusi darah)
Tes konfirmasi ( 2 minggu setelah skrining)
Pemantauan pada bayi dengan hipotiroid bawaan yang mendapatkan pengobatan
Bagaimana pemeriksaan TSH Neonatus dilakukan?
Tes skrining dilakukan melalui pemeriksaan darah bayi. Darah bayi akan diambil sebelum ibu dan bayi meninggalkan rumah sakit bersalin. Jika bayi dilahirkan di rumah, bayi diharapkan dibawa ke rumah sakit / dokter sebelum usia 7 hari untuk dilakukan pemeriksaan ini.
Darah diambil melalui tusukan kecil pada salah satu tumit bayi, lalu diteteskan beberapa kali pada suatu kertas saring (kertas Guthrie) dan setelah mengering dikirim ke laboratorium.
Bagaimana penyakit ini diobati?
Deteksi dini dan terapi (penggantian hormon) pada bayi dengan hipotiroid bawaan akan menghasilkan pertumbuhan dan perkembangab fisik dan mental yang normal.
Terapi akan efektif jika dimulai pada beberapa minggu setelah lahir. Terapi yang terlambat dapat menyebabkan berkurangnya kecerdasan.
Rujukan:
-
Kaye CI and the Committee on Genetic. Newborn Screening Fact Sheet. Pediatrics, 2006; 118:934-963
-
Bio-Rad Laboratories, Microplate Neonatal TSH, Instruction Manual, 2000.
-
Congenital Hypotyroidism. In Newborn Screening Practioner’s Manual 2001, Mountain States Genetics Network, third edition, 2003.
(Seri edukasi Prodia)