Bayi Vegetarian

sehat sejak dini
Subscribe

Archive for the ‘Profile’

Huang Yu Ling : pengen punya warung vegan mobil keliling

March 09, 2012 By: Pradnyamita Category: Profile

Huang Yu Ling : pengen punya warung vegan mobil keliling

Bernama lengkap Huang Yu Ling, seorang chef mama yang memiliki dua orang anak, Fielien Kosasih (12 th) &
Singgih Kosasih(8 th), sangat hobby sekali memasak. Kegemarannya memasak menu vegan untuk keluarga tercinta, diturunkan dari mamanya dan belajar dari teman2 serta buku masakan. “Keluarga saya suka semua jenis sup, masakan dari olahan tempe dan tahu” tutur Huang Yu Ling.

Selalu memiliki kesempatan untuk membagi ilmu memasaknya di semua media online, seperti facebook & group bbm vegan, Huang Yu Ling berkeinginan agar menu masakan vegan semakin banyak & bervariasi, bertambah banyak masyarakat yang bisa belajar masak vegan dan memiliki kesempatan untuk berbuat kebaikan. Resep-resep yang dibagikannya pun relatif mudah untuk mengolahnya, bahan2nya gampang dicari & pastinya bergizi. Sejak menikah, hobby memasaknya ini semakin terasah, walopun mengaku masih belum menguasai semua teknik memasak vegan. “Kalau ada yang berminat belajar memasak vegan saya akan mengajarinya dengan senang hati, tetapi bukan kursus karena saya sendiri masih butuh banyak belajar. Tukar pengalaman boleh deh” ujar ibu yang juga seorang guru bahasa mandarin ini dengan rendah hati.

Saat ditanya adakah keinginannya membuka warung/depot/resto vegan? Huang Yu Ling menjawab, “Ya, saya punya cita2 ingin membuat warung vegan mobil keliling, siapapun bisa menjualnya … hahahaha ”
Nah, sembari mewujudkan cita2nya, Huang Yu Ling, ingin membagikan resep2 dari dapur cantiknya untuk menginsipirasi para chef mama dirumah untuk lebih kreatif lagi mengolah masakan vegan. So, penasaran dengan resep2 dari chef mama Huang Yu Ling? Silakan up date terus resepnya disini yaaah :)

Posted with WordPress for BlackBerry.

Kak Seto seorang vegetarian

October 23, 2011 By: Pradnyamita Category: Profile

Kak Seto seorang vegetarian

“Insya Allah saya akan Vegan selamanya” papar Kak Seto kepada 80 lebih peserta Gathering IVS/VSI yang memadati Xiang He Vegetarian Restaurant pada 13 Agustus 2011. Kak Seto juga merasakan sendiri perubahan di dalam dirinya setelah menjadi seorang Vegan sejak 1 Juli 2011 lalu. Daya tahan tubuh lebih baik, lebih sabar dan lebih bahagia yang dirasakan Kak Seto, memperkukuh Kak Seto untuk mengkumandangkan Veganisme bersama IVS/VSI. Di kesempatan yang sama Dr. Susianto, selaku ketua IVS/VSI menyerahkan Gold Membership IVS kepada Kak Seto yang pada malam gathering IVS/VSI ditemani oleh sang istri tercinta, Ibu Deviana yang kini juga telah menjadi seorang Vegan. Kami sungguh patut berbangga hati menerima Kak Seto menjadi bagian dari keluarga besar Indonesia Vegetarian Society. Kitapun patut berbangga, ahli gizi sekaligus Ketua International Vegetarian Union Asia Pasific, Dr. Susianto,telah dengan hormat diundang ke berbagai negara di dunia untuk mempresentasikan makanan khas kebanggaan Indonesia, The Heritage of Indonesia, Tempe. Sebagian besar masyarakat mungkin memandang sebelah mata pangan murah meriah ini, tetapi dunia luar justru meninggikan tempe sebagai makanan kaya gizi. Gizi tempe jauh-jauh lebih banyak dibandingkan dengan daging sapi yang harganya sepuluh kali lipat lebih mahal.. So buat apa harus memboroskan uang10x lipat lebih banyak kalau dengan tempe kita bisa mendapatkan berbagai kandungan gizi lebih banyak? Go Vegan!

Teks: Luvita Ariesta Suryadi
Foto: Sandy Bunardi

Posted with WordPress for BlackBerry.

Vegan Chef Mama, Jons Rusferi

October 22, 2011 By: Pradnyamita Category: Profile

Vegan Chef Mama, Jons Rusferi

Jika anda suka membaca resep-resep vegetarian yang ada di blog ini, pasti anda akan sering menemui nama pemilik sang resep, sis Jons, ya begitulah saya memanggilnya. Kami bertemu & berkenalan melalui situs pertemanan online.

Berawal dari hobby memasaknya sejak duduk dibangku smp, sis Jons mulai menggemari dunia kuliner, khususnya vegetarian. Ibu dari dua orang anak Metta (10thn) & Matthew (5thn) ini, sangat memanjakan lidah keluarganya dengan racikan masakan ala chef mama yang lezat setiap harinya. “Mereka semua menggemari masakan saya” ungkap sis Jons. Bertempat tinggal di daerah Jakarta Utara, sis Jons berkeinginan suatu saat mempunyai rumah makan vegan yg murah meriah tapi sehat agar banyak orang bisa bervegan. Tidak itu saja, hobby membaca & menulisnya suatu saat ingin disalurkannya lewat sebuah buku. Dan sementara sekarang, media on line seperti FB, menjadi sarana pilihan sis Jons untuk membagikan ilmunya bagi pencinta kuliner vegan & pemula vegetarian.

” Saya ingin semua orang bisa menjalani gaya hidup vegan & belajar masak vegan yang sehat,tidak hanya asal bervegan, namun juga bisa tahu makanan vegan itu enak & bervariasi. Mengajak orang bervegan itu adalah proses peralihan makanan, dan ini sangat penting, dengan memulainya dari memasak. ” jawabnya saat ditanya tentang seputar aktivitas menyebarkan informasi vegetarian.

Pernah mengikuti suatu perlombaan memasak yang diadakan oleh IVS (Indonesia Vegetarian Society), mengantarkannya menjadi super duper vegan chef juara satu. Bagaimana ceritanya? ” Tahap seleksi saya diminta isi formulir, dan tak disangka saya terpilih dalam 5besar. Lalu menu buat lomba adalah 1 macam permintaan dari panitia, masak dengan bahan tempe, sedangkan menu ke dua adalah menu kreasi sendiri. Tujuan saya ikut perlombaan ini adalah hanya buat meramaikan acara, sudah beruntung bisa masuk 5 besar, dan tidak ada keinginan menjadi nomor satu, ataupun merasa sedang berlomba dengan siapapun. Sewaktu pengumuman saya jadi super duper vegan chef, saya mendapatkan juara satu, mata saya sempat basah, anak anak memeluk saya, syukur kepada Tuhan, karena saya menganggap kemenangan ini adalah hari keberuntungan saya saja, bukan lebih pintar dari siapapun. Masih banyak yang saya belum bisa dan harus dipelajari ” kata sis Jons dengan rendah hati.

Ya benar, chef mama akan selalu menjadi juara, setidaknya dimulai dari rumah sendiri, semoga cerita sis Jons diatas menjadi insipirasi chef2 mama yang lain.

Posted with WordPress for BlackBerry.

Toko Roti Vegan, Pie Susu Istana

May 02, 2011 By: Pradnyamita Category: Depot dan Resto Vege, Profile

Anak anda alergi susu sapi atau telur,tapi ingin makan roti? Jangan kuatir,karena disurabaya sekarang ada toko roti vegan / vegetarian yang free milk & egg. Bertempat di jl. Dharmahusada 39 sby, toko roti Pie Susu Istana ini, sudah berdiri sejak juni 2009 lalu. Disini banyak sekali menyajikan aneka macam rasa roti,mulai rasa yang isi nenas, sosis, coklat dsb, totalnya mungkin sampai 20 item jenis roti. Ngga itu aja,disini juga tersedia cookies vegan & pie susu, yang harganya sangat terjangkau kantong,hampir rata2 4000 rupiah per itemnya. Jika sibuk ga sempat mampir ada fasilitas delivery nya lho,tinggal tlp aja 03170588812.
Toko roti Pie Susu Istana ini ada, khususnya bagi komunitas vegetarian pencinta bakery agar tetap bisa menikmati roti vegan,demikian juga diharapkan agar kedepannya masyarakat surabaya bisa ikut berpatisipasi menjadi seorang vegan. Nah penasaran dengan roti tanpa telur & susu, langsung aja datang ke toko roti Pie Susu Istana,dijamin murah,enak & bergizi,yuuuuk mariii……….

Posted with WordPress for BlackBerry.

Jadilah Vegan, sayangi jantung Anda

July 31, 2010 By: Pradnyamita Category: Kesehatan, Profile

Seorang vegan (vegetarian) yang tidak mengonsumsi daging, telur, dan susu hanya punya risiko terserang penyakit jantung koroner (PJK) 14 persen. Jauh dibandingkan risiko PJK pada mereka yang masih menyantap daging, yakni 50 persen.

Sementara yang makan daging plus merokok, potensinya 70 persen. Mereka yang tidak makan daging tetapi masih menyantap susu dan telur (vegetarian lakto-ovo), potensi terkena PJK sebesar 39 persen.

Susianto, Koordinator International Vegetarian Union (IVU) Asia Pacific, menyarikan dari Jurnal of Cardiologi tahun 2009, Jumat (30/7/2010). Jurnal kesehatan ini isinya sangat ilmiah dan menjadi acuan instansi kesehatan di dunia. (more…)


Switch to our mobile site