Bayi Vegetarian

sehat sejak dini
Subscribe

Martabak Manis Vegan

May 10, 2015 By: Pradnyamita Category: Dapur Vegetarian, Menu anak

image

Martabak Manis Vegan

Bahan: (untuk 2 loyang)
Bahan A:
500 gr tepung terigu
125 gr gula
Seperempat sdt garam
Seperempat sdt vanilli essent
Setengah sdt ragi instan
1 sdm margarin dicairkan

Bahan B:
600 ml air bersih

Bahan C:
1 sdt baking powder

Margarin untuk olesan

Isi:
Kacang tanah giling
Cokelat meses
Biji wijen

Cara membuat:
1. Campur semua bahan A. Aduk rata.
2. Tambahkan bahan B kedalam bahan A dengan bertahap/sedikit2. Aduk rata. Mixer dengan kecepatan sedang sampai tercampur rata dan sedikit mengembang.tambahkan bahan C. Aduk rata.
3. Tutup dengan kain dan diamkan selama 1jam.
4. Panaskan wajan antin lengket dengan api kecil. Tuang setengah adonan. Ratakan dengan mengoyang2an wajan secara melingkar. Tunggu hingga permukaan bolong bolong. Tutup wajan.
5. Jika permukaan sudah mulai kering, oleskan dengan margarin. Tutup wajan kembali.
6. Cek kematangan adonan dengan menusukkan garpu. Jika garpu bersih atau tidak ada adonan yg lengket di garpu artinya sudah matang.
7. Angkat martabak ke talenan. Oleskan margarin. Taburi isi sesuai selera. Potobg 2 bagian. Tumbukkan bagian tersebut. Hati2 isinya rontok karena tidak ada perekatnya.
8. Potong2 menjadi beberapa bagian.
9. Ulangi no 4 untuk membuat loyang kedua.

Tingkat kesulitan: tinggi (harus sabar)

Sumber martabak vegan

gungde krisna anak vegetarian

July 11, 2012 By: Pradnyamita Category: Cerita anak

Gungde Krisna sudah sejak dalam kandungan vegetarian, & sekarang sudah 5 tahun.

Ingin IQ anak tinggi? Jadilah vegetarian

December 28, 2008 By: Pradnyamita Category: Cerita anak, Serba Serbi Bayi & Anak

Jinhao lulus Wisuda 

 

Siapa bilang kalo jadi vegetarian nggak akan bikin pinter? Wah anggapan seperti itu adalah salah besar. Contoh nyatanya bisa dilihat di semua profil bayi dan anak vegetarian dalam blog ini, dan hampir sebagian dari mereka sudah vege sejak dalam kandungan. Vegetarian sama sekali nggak menghambat intelektualitas anak, Dr. Catherine Gale seorang ilmuwan di Universitas Southampon, Inggris, menjelaskan bahwa mereka yang cerdas sejak kecil, pada usia sekitar 30 tahun, kemungkinan pada usia tersebut akan menjadi vegetarian dibandingkan mereka yang kurang cerdas. Penelitian lain juga menyebutkan bahwa pola makan dari 8200 orang lebih yang berusia 30 tahun, yang sudah diukur IQ-nya ketika mereka berumur 10 tahun. Hasilnya menunjukkan sebuah korelasi antara IQ dan vegetarian.

 

Anak-anak ber-IQ tinggi saat memasuki masa remaja memiliki risiko penyakit kardiovaskular lebih rendah. Hal ini bisa menjelaskan kaitan antara kepintaran dan kesehatan. “Orang dengan otak cerdas cenderung memiliki pola makan lebih sehat,” kata peneliti senior, Catharine Gale yang memimpin riset. Anak-anak dengan IQ (Intelligence Quitient) tinggi, cenderung akan tumbuh menjadi seorang vegetarian atau hanya makan sayuran. Jadi ayah dan ibu, berikanlah contoh memakan sayuran dan buah setiap hari dirumah, agar anak juga cepat meniru, karena kebiasaan anak dilihat dari kebiasaan orangtuanya. Jangan kuatir dengan vegetarian, hiduplah sehat sejak dini, ayo pupuk IQ anak supaya tinggi dengan vegetarian. (referensi).

Meigha, anak vegetarian yang selalu juara kelas

December 28, 2008 By: Pradnyamita Category: Cerita anak, Global Warming, Profile

Meigha

 

Meigha adalah salah satu contoh dari sekian banyak anak-anak vegetarian yang memiliki prestasi luar biasa disekolah. Sejak menduduki kelas 1 hingga kelas 6 SD, di SD Kristen Tiara Kasih Jakarta, Mei mei, panggilan kesayangannya, selalu menempati rangking 2 atau 3. Mei mei tidak merasa canggung berada diantara teman-teman yang non vegetarian, “ Kalo ada acara makan-makan dan nggak ada makananan vege nya, biasanya aku hanya minum saja, dan teman-teman udah terbiasa dengan hal itu “ kata Meigha. Bernama lengkap Meigha Padma, putri tunggal dari pasangan Ayanda Ady Widjaja dan Ibunda Susanti Wibowo ini, sudah menjalani vegetarian sejak tahun 2005. Putri cantik ini sangat menggemari bermain piano dan membaca buku, dan hobinya ini sama sekali tidak menggangu aktivitas belajarnya. Saat Ibunda Santi ditanya mengenai perkembangan fisik dan intelektual Meigha selama menjadi vege, beliau menjawab “ Menjadi vegetarian, tidak mengganggu perkembangan fisik maupun kepandaian Meigha, selama di sekolah. Mei mei selalu mendapat juara kelas, selain itu mendapat juara 3 lomba main piano, juara 1 baca puisi, dan beberapa kali mendapat piala dari tempat les kumon karena dia sudah belajar matematika setingkat SMU , jadi sama sekali tidak ada masalah dengan vegetarian.“

 

Ibu Santi dan MeighaLahir pada tanggal 19 Mei 1997, Mei mei diakui sang Ibunda sangat jarang sakit, “Saya sangat memperhatikan asupan gizi yang baik dan seimbang, untuk Mei mei, kalo sekolah saya buatkan bekal nasi goreng, nasi plus sayur, tahu dan lain-lain, Meigha jarang bawa kue atau jajan diluar “ terang Ibu Santi. Beliau juga menambahkan bahwa anak yang vegetarian itu lebih sehat, tidak kekurangan gizi dan jarang sakit , asal kita dapat memberi makanan yang cukup vitamin, protein, plus minum susu kedelai, sehingga memenuhi kebutuhan gizi yang diperlukan. Selain masakan Ibunda tercinta yang menjadi andalan menu sehari-hari Mei mei, soto Jakarta ala Restoran Loving Hut Jakarta juga menjadi menu favorit gadis manis ini.

 

“Dengan vegetarian, selain baik untuk kesehatan, juga dapat melatih cinta kasih yang universal kepada semua makhuk di bumi ini “ begitu alasan Ibu Santi menjadi vegetarian. Bertempat tinggal di Taman Vila Meruya, Tangerang, Ibu Santi dan keluarga sangat peduli akan lingkungan sekitarnya. “ Dirumah, kami membuat lubang biopori, sampah dipisahkan antara plastik dan sampah sayur yang bisa ditaruh di lubang biopori untuk nantinya menjadi pupuk” jelas Ibu Santi. “Ini salah satu cara memberi contoh kepada Mei mei tentang cara mencegah Global Warming, namun sebenarnya dia sudah tahu sendiri, saya selalu mengajak Meigha dalam kegiatan menyebarkan leaflet Global Warming atau kegiatan Walk Of Love yang diadakan Pusat Center Meditasi Quan Yin, Supreme Master Ching Hai, Jakarta. Saya berharap Meigha bisa menjadi anak yang berhasil dalam cita-citanya, sehat dan cinta kasihnya bertambah secara universal.” lanjut Ibu Santi. Yup, betul Ibu Santi, Be Veg, Go Green, and Save Our Planet :)

Anaknya Vegetarian ya? Tapi koq gemuk?

October 23, 2008 By: Pradnyamita Category: Cerita anak

 

Pertanyaan ini sering saya dengar jika saya berkumpul bersama ibu-ibu dan menanyakan tentang vegetarian yang berhubungan dengan anak-anak. Ikutan vegetarian yach? Tapi koq bisa gemuk? Begitu komentar beberapa ibu yang melihat anak saya. Vegetarian gemuk? lho kenapa tidak, sebenarnya gemuk atau tidaknya anak-anak tidak tergantung dia vegetarian atau non vegetarian, namun lebih kepada bagaimana asupan gizi dan juga pola makan yang dijalaninya. Jika menemui anak vegetarian yang gemuk, bisa dipastikan bahwa asupan gizinya baik, napsu makannya baik, pola makannya teratur, gaya hidup dan juga lingkungannya yang sehat. Mengapa harus terpatri dalam pikiran beberapa orang bahwa vegetarian bisa membuat anak kurus, tidak sehat dan kekurangan gizi? Itu karena sangat minimnya informasi mengenai vegetarian dan tidak tahu bagaimana cara menjalaninya.

 

VEGETARIAN TIDAK AKAN SEHAT jika :

  1. Menu makanannya tidak bervariasi, contohnya hanya sayuran hijau saja, tidak mengkonsumsi sayuran-sayuran yang berwarna warni, seperti wortel, jagung, sawi putih, terong, tomat, buncis, kentang, dan sebagainya. Semakin banyak warnanya, semakin lengkap nilai vitamin dan gizinya.

  2. Tidak makan buah setiap hari, usahakan minimal dalam sehari ada satu buah yang dimakan, dan seminggu sekali ganti buah dalam lemari es anda. Pisang, pepaya, mangga, jeruk, jambu, apel dan sebagainya. Kandungan nutrisi dalam buah sangat baik bagi tubuh.

  3. Jarang minum air putih, atau minum jus buah, sehingga badan kekurangan cairan.

  4. Tidak kreatif dalam mengolah makanan, ada begitu banyak resep vegetarian sebagai pengganti daging ( yang pasti dagingnya vegetarian adalah daging nabati yang biasa disebut gluten), selain itu ada tempe, tahu, jamur, mie vegetarian, bakso vegetarian dan sebagainya, jadi tidak melulu sayur doang yang kadang bikin bosan.

  5. Tidak pernah makan biji-bijian, yang mana biji-bijian ini sebagai sumber protein bagi kaum vegetarian, contohnya kacang merah, kacang hijau, kacang polong, wijen dan sebagainya.

  6. Tidak pernah olah raga dan berjemur dipagi hari, sehingga tidak ada asupan vitamin D serta badan yang tidak fit.

 

Nah, jika alasan diatas dilakukan maka vegetarian tidak akan menjadi sehat, dan tidak seimbang. Asupan gizi yang baik serta pola hidup yang sehat merupakan kunci utama vegetarian berjalan dengan baik. Jika ada anak vegetarian yang gemuk, itu bukanlah sebuah prestasi, tapi lebih kepada efek, karena hal yang paling utama terletak pada SEHAT, CERDAS dan CERIA nya seorang anak. Anda ingin sharing? Silakan :)


Switch to our mobile site